blog_ku

Annyeong haseyo
terima kasih udah berkenan mengunjungi blog saya
semoga bermanfaat dan menghibur :)

Kamis, 05 Juli 2012

Sumber Makanan yang Mengandung Vitamin


Nama Vitamin sendiri berasal dari gabungan kata bahasa Latin yaitu vita yang artinya “hidup” dan amina (amine) yang mengacu pada suatu gugus organik yang memiliki atom nitrogen (N), karena pada awalnya vitamin dianggap demikian. Kelak diketahui bahwa banyak vitamin yang sama sekali tidak memiliki atom N. Dipandang dari sisi enzimologi (ilmu tentang enzim), vitamin adalah kofaktor dalam reaksi kimia yang dikatalisasi oleh enzim. Pada dasarnya, senyawa vitamin ini digunakan tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang secara normal.
Vitamin adalah sekelompok senyawa organik amina yang sangat penting dan sangat dibutuhkan oleh tubuh, karena vitamin berfungsi untuk membantu pengaturan atau proses kegiatan tubuh (vitamin mempunyai peran sangat penting dalam metabolisme tubuh), karena vitamin tidak dapat dihasilkan oleh tubuh. Jika manusia, hewan dan ataupun makhluk hidup lain tanpa asupan vitamin tidak akan dapat melakukan aktivitas hidup dengan baik, kekurangan vitamin menyebabkan tubuh kita mudah terkena penyakit.
Untuk bisa mendapatkan asupan vitamin tidaklah sulit, bisa dikatakan kebanyakan makanan yang kita konsumsi setiap hari telah mengandung vitamin hanya saja mungkin kita tidak menyadari besar kecilnya kandungan vitamin yang kita konsumsi setiap hari.
Terdapat 13 jenis vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik. Vitamin tersebut antara lain vitamin A, C, D, E, K, dan B (tiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, biotin, vitamin B6, vitamin B12, dan folat). Walau memiliki peranan yang sangat penting, tubuh hanya dapat memproduksi vitamin D dan vitamin K dalam bentuk provitamin yang tidak aktif. Oleh karena itu, tubuh memerlukan asupan vitamin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Buah-buahan dan sayuran terkenal memiliki kandungan vitamin yang tinggi dan hal tersebut sangatlah baik untuk tubuh. Asupan vitamin lain dapat diperoleh melalui suplemen makanan.
Vitamin memiliki peranan spesifik di dalam tubuh dan dapat pula memberikan manfaat kesehatan. Bila kadar senyawa ini tidak mencukupi, tubuh dapat mengalami suatu penyakit. Tubuh hanya memerlukan vitamin dalam jumlah sedikit, tetapi jika kebutuhan ini diabaikan maka metabolisme di dalam tubuh kita akan terganggu karena fungsinya tidak dapat digantikan oleh senyawa lain.Gangguan kesehatan ini dikenal dengan istilah avitaminosis.Contohnya adalah bila kita kekurangan vitamin A maka kita akan mengalami kerabunan. Di samping itu, asupan vitamin juga tidak boleh berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan metabolisme pada tubuh.
Jenis Jenis vitamin
Jenis vitamin berdasarkan kelarutannya ada dua macam, yaitu vitamin yang larut dalam air dan vitamin yang larut dalam lemak. Vitamin yang larut dalam air hanya ada dua yaitu Vitamin B dan C. Sedangkan vitamin A, D, E, dan K, mereka larut dalam lemak.
Cara kerja vitamin yang larut dalam lemak dan yang larut dalam air berbeda. Vitamin yang larut dalam lemak : Vitamin yang larut dalam lemak akan disimpan di dalam jaringan adiposa (lemak) dan di dalam hati. Vitamin ini kemudian akan dikeluarkan dan diedarkan ke seluruh tubuh saat dibutuhkan. Beberapa jenis vitamin hanya dapat disimpan beberapa hari saja di dalam tubuh, sedangkan jenis vitamin lain dapat bertahan hingga 6 bulan lamanya di dalam tubuh.
vitamin yang larut dalam air : Berbeda dengan vitamin yang larut dalam lemak, jenis vitamin larut dalam air hanya dapat disimpan dalam jumlah sedikit dan biasanya akan segera hilang bersama aliran makanan. Saat suatu bahan pangan dicerna oleh tubuh, vitamin yang terlepas akan masuk ke dalam aliran darah dan beredar ke seluruh bagian tubuh. Apabila tidak dibutuhkan, vitamin ini akan segera dibuang tubuh bersama urin. Oleh karena hal inilah, tubuh membutuhkan asupan vitamin larut air secara terus-menerus.
1. Vitamin A
Vitamin A, yang juga dikenal dengan nama retinol, merupakan vitamin yang berperan dalam pembentukkan indra penglihatan yang baik, terutama di malam hari, dan sebagai salah satu komponen penyusun pigmen mata di retina. Selain itu, vitamin ini juga berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit dan imunitas tubuh. Vitamin ini bersifat mudah rusak oleh paparan panas, cahaya matahari, dan udara. Sumber makanan yang banyak mengandung vitamin A, antara lain susu, ikan, sayur-sayuran (terutama yang berwarna hijau dan kuning), dan juga buah-buahan (terutama yang berwarna merah dan kuning, seperti cabai merah, wortel, pisang, dan pepaya).
Apabila terjadi defisiensi vitamin A, penderita akan mengalami rabun senja dan katarak. Selain itu, penderita defisiensi vitamin A ini juga dapat mengalami infeksi saluran pernafasan, menurunnya daya tahan tubuh, dan kondisi kulit yang kurang sehat. Kelebihan asupan vitamin A dapat menyebabkan keracunan pada tubuh. Penyakit yang dapat ditimbulkan antara lain pusing-pusing, kerontokan rambut, kulit kering bersisik, dan pingsan. Selain itu, bila sudah dalam kondisi akut, kelebihan vitamin A di dalam tubuh juga dapat menyebabkan kerabunan, terhambatnya pertumbuhan tubuh, pembengkakan hati, dan iritasi kulit.
2. Vitamin B
Secara umum, golongan vitamin B berperan penting dalam metabolisme di dalam tubuh, terutama dalam hal pelepasan energi saat beraktivitas. Hal ini terkait dengan peranannya di dalam tubuh, yaitu sebagai senyawa koenzim yang dapat meningkatkan laju reaksi metabolisme tubuh terhadap berbagai jenis sumber energi. Beberapa jenis vitamin yang tergolong dalam kelompok vitamin B ini juga berperan dalam pembentukan sel darah merah (eritrosit). Sumber utama vitamin B berasal dari susu, gandum, ikan, dan sayur-sayuran hijau.
* Vitamin B1
Vitamin B1, yang dikenal juga dengan nama tiamin, merupakan salah satu jenis vitamin yang memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan kulit dan membantu mengkonversi karbohidrat menjadi energi yang diperlukan tubuh untuk rutinitas sehari-hari. Di samping itu, vitamin B1 juga membantu proses metabolisme protein dan lemak. Bila terjadi defisiensi vitamin B1, kulit akan mengalami berbagai gangguan, seperti kulit kering dan bersisik. Tubuh juga dapat mengalami beri-beri, gangguan saluran pencernaan, jantung, dan sistem saraf. Untuk mencegah hal tersebut, kita perlu banyak mengkonsumsi banyak gandum, nasi, daging, susu, telur, dan tanaman kacang-kacangan. Bahan makanan inilah yang telah terbukti banyak mengandung vitamin B1.
Sumber : beras merah, kuning telur, ikan, kacang-kacangan dan gandum Manfaatnya :memperlancar metabolisme, memperlancar sirkulasi darah, mengoptimalkan aktivitas kognitif dan fungsi otak, mencegah terjadinya kerusakan syaraf, memulihkan gangguan syaraf pusat dan tepi.
Fungsi Vitamin B1 adalah menjaga keseimbangan air dalam tubuh, membantu penyerapan lemak pada usus, dan membantu metabolisme karbohidrat. Jika kekurangan konsumsi Vitamin B1 dapat menyebabkan beri-beri dan neuritis, selera makan menurun, gangguan metabolisme karbohidrat, dan peredaran cairan tubuh akan terhambat.
* Vitamin B2
Vitamin B2 (riboflavin) banyak berperan penting dalam metabolisme di tubuh manusia. Di dalam tubuh, vitamin B2 berperan sebagai salah satu kompenen koenzim flavin mononukleotida (flavin mononucleotide, FMN) dan flavin adenine dinukleotida (adenine dinucleotide, FAD). Kedua enzim ini berperan penting dalam regenerasi energi bagi tubuh melalui proses respirasi. Vitamin ini juga berperan dalam pembentukan molekul steroid, sel darah merah, dan glikogen, serta menyokong pertumbuhan berbagai organ tubuh, seperti kulit, rambut, dan kuku. Sumber vitamin B2 banyak ditemukan pada sayur-sayuran segar, kacang kedelai, kuning telur, dan susu. Defisiensinya dapat menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh, kulit kering bersisik, mulut kering, bibir pecah-pecah, dan sariawan.
Vitamin B2 ditemukan pada makanan susu, keju, sayuran, telur, beras, gandum, hati, ginjal, dan jantung. Vitamin B2 berfungsi untuk merangsang kinerja saraf mata dan memperlancar oksidasi zat makanan. Kekurangan vitamin B2 bisa menyebabkan penglihatan mata kabur karena katarak dan keratitis, perlukaan di sudut mulut, dan pertumbuhan tubuh akan terganggu.
* Vitamin B3
Vitamin B3 juga dikenal dengan istilah niasin. Vitamin ini berperan penting dalam metabolisme karbohidrat untuk menghasilkan energi, metabolisme lemak, dan protein. Di dalam tubuh, vitamin B3 memiliki peranan besar dalam menjaga kadar gula darah, tekanan darah tinggi, penyembuhan migrain, dan vertigo. Berbagai jenis senyawa racun dapat dinetralisir dengan bantuan vitamin ini. Vitamin B3 termasuk salah satu jenis vitamin yang banyak ditemukan pada makanan hewani, seperti ragi, hati, ginjal, daging unggas, dan ikan. Akan tetapi, terdapat beberapa sumber pangan lainnya yang juga mengandung vitamin ini dalam kadar tinggi, antara lain gandum dan kentang manis. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan tubuh mengalami kekejangan, keram otot, gangguan sistem pencernaan, muntah-muntah, dan mual.
Vitamin B3 terdapat pada makanan kedelai, kol, ragi, susu, hati, tomat, dan bayam. Vitamin B3 berfungsi dalam proses pertumbuhan dan pembelahan sel, mencegah penyakit pelagra, dan membantu perombakan karbohidrat. Bila kekurangan Vitamin B3, seseorang bisa terserang penyakit pelagra dengan gejala dermatitis. Tanda-tanda pelagra antara lain kulit mengelupas, kemerahan, pecah-pecah, dan eksim. Kekurangan Vitamin B3 juga bisa menyebabkan penyakit demensia (cepat lupa dan cepat lelah), anemia, pendarahan di gusi dan usus, dan diare.
* Vitamin B5
Vitamin B5 (asam pantotenat) banyak terlibat dalam reaksi enzimatik di dalam tubuh. Hal ini menyebabkan vitamin B5 berperan besar dalam berbagai jenis metabolisme, seperti dalam reaksi pemecahan nutrisi makanan, terutama lemak. Peranan lain vitamin ini adalah menjaga komunikasi yang baik antara sistem saraf pusat dan otak dan memproduksi senyawa asam lemak, sterol, neurotransmiter, dan hormon tubuh. Vitamin B5 dapat ditemukan dalam berbagai jenis variasi makanan hewani, mulai dari daging, susu, ginjal, dan hati hingga makanan nabati, seperti sayuran hijau dan kacang hijau. Seperti halnya vitamin B1 dan B2, defisiensi vitamin B5 dapat menyebabkan kulit pecah-pecah dan bersisik. Selain itu, gangguan lain yang akan diderita adalah keram otot serta kesulitan untuk tidur.
* Vitamin B6
Vitamin B6, atau dikenal juga dengan istilah piridoksin, merupakan vitamin yang esensial bagi pertumbuhan tubuh. Vitamin ini berperan sebagai salah satu senyawa koenzim A yang digunakan tubuh untuk menghasilkan energi melalui jalur sintesis asam lemak, seperti spingolipid dan fosfolipid. Selain itu, vitamin ini juga berperan dalam metabolisme nutrisi dan memproduksi antibodi sebagai mekanisme pertahanan tubuh terhadap antigen atau senyawa asing yang berbahaya bagi tubuh. Vitamin ini merupakan salah satu jenis vitamin yang mudah didapatkan karena vitamin ini banyak terdapat di dalam beras, jagung, kacang-kacangan, daging, dan ikan. Kekurangan vitamin dalam jumlah banyak dapat menyebabkan kulit pecah-pecah, keram otot, dan insomnia.
Sumber : Ragi kering, daging, hati, ginjal, ikan, lemak, kacang-kacangan, beras tumbuk Manfaatnya :memperlancar metabolisme, membantu transmisi impuls syaraf, meningkatkan kekebalan tubuh, menjaga keseimbangan garam-garam mineral, membantu sintetis RNA dan DNA.
Vitamin B6 terdapat pada makanan telur, ikan, daging, hati, biji-bijian, dan sayuran. Vitamin B6 bermanfaat dalam proses pertumbuhan, pembentukan sel-sel darah, dan merangsang kerja urat saraf. Jika kekurangan Vitamin B6, manusia bisa terkena gejala anemia, pelagra, susah buang air besar, dan dermatitis.
* Vitamin B12
Vitamin B12 atau sianokobalamin merupakan jenis vitamin yang hanya khusus diproduksi oleh hewan dan tidak ditemukan pada tanaman. Oleh karena itu, vegetarian sering kali mengalami gangguan kesehatan tubuh akibat kekurangan vitamin ini. Vitamin ini banyak berperan dalam metabolisme energi di dalam tubuh. Vitamin B12 juga termasuk dalam salah satu jenis vitamin yang berperan dalam pemeliharaan kesehatan sel saraf, pembentukkan molekul DNA dan RNA, pembentukkan platelet darah. Telur, hati, dan daging merupakan sumber makanan yang baik untuk memenuhi kebutuhan vitamin B12. Kekurangan vitamin ini akan menyebabkan anemia (kekurangan darah), mudah lelah lesu, dan iritasi kulit.
Kandungan Vitamin B11 bisa kita temukan pada makanan hati. Sedangkan Vitamin B12 terdapat pada makanan hati, ikan, dan susu. Fungsi vitamin B11 dan B12 adalah membantu pertumbuhan sel darah merah dan mencegah terjadinya pernisiosa. Pernisiosa adalah gejala anemia akut yang bisa menyebabkan kematian pada manusia penderita. Kekurangan vitamin B11 dan B12 bisa menyebabkan terjadinya kekurangan zat besi dalam darah (anemia).
Sumber : hati, ikan, susu dan olahannya, daging, telur dan rumput laut Manfaatnya :mencegah kerusakan syaraf, membentu pembentukan sel darah merah, memperlancar metabolisme sistem tubuh, mengubah karbohidrat, protein dan lemak menjadi energi.
3. Vitamin C
Vitamin C (asam askorbat) banyak memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Di dalam tubuh, vitamin C juga berperan sebagai senyawa pembentuk kolagen yang merupakan protein penting penyusun jaringan kulit, sendi, tulang, dan jaringan penyokong lainnya. Vitamin C merupakan senyawa antioksidan alami yang dapat menangkal berbagai radikal bebas dari polusi di sekitar lingkungan kita. Terkait dengan sifatnya yang mampu menangkal radikal bebas, vitamin C dapat membantu menurunkan laju mutasi dalam tubuh sehingga risiko timbulnya berbagai penyakit degenaratif, seperti kanker, dapat diturunkan. Selain itu, vitamin C berperan dalam menjaga bentuk dan struktur dari berbagai jaringan di dalam tubuh, seperti otot. Vitamin ini juga berperan dalam penutupan luka saat terjadi pendarahan dan memberikan perlindungan lebih dari infeksi mikroorganisme patogen. Melalui mekanisme inilah vitamin C berperan dalam menjaga kebugaran tubuh dan membantu mencegah berbagai jenis penyakit. Defisiensi vitamin C juga dapat menyebabkan gusi berdarah dan nyeri pada persendian. Akumulasi vitamin C yang berlebihan di dalam tubuh dapat menyebabkan batu ginjal, gangguan saluran pencernaan, dan rusaknya sel darah merah.
Di dalam buah-buahan mengandung vitamin, terutama vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan dan membantu enzim melakukan tugas sesuai fungsinya. Fungi lain adalah membantu pembentukan jaringan kolagen, membantu metabolisme protein, mempercepat penyembuhan luka, meningkatkan ketahanan tubuh terhadap infeksi, membantu tubuh menyerap zat besi dan mencegah kanker.
Kebutuhan vitamin C tubuh adalah 60 mg/hari. Dalam kondisi tertentu seperti mengalami luka bakar, infeksi, perokok, pengguna obat terus menerus serta keracunan logam berat memerlukan asupan vitamin C sekitar 100 mg/hari. Tidak dianjurkan mengkonsumsi suplemen vitamin C dosis tinggi karena kebutuhan tubuh hanya 60 mg/hari. Konsumsi vitamin C yang berlebihan akan memperberat kerja ginjal dan hati. Makan buah dalam keadaan segar atau diolah menjadi minuman seperti jus. Pemanasan buah akan merusaka dan mengurangi kualitas vitamin karena vitamain C larut dalam air dan cepat rusak dalam suhu tinggi.
Buah juga kaya akan mineral seperti kalsium, zat besi dan fosfor, kalsium. Secara umum fungsi meineral adalah menjaga dan memelihara kesehatan tubuh. Di dalam buah juga kaya akan serat. Serat buah memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga makan buah dapat mencegah kegemukan. Di dalam salauran pencernaan, serat akan mengikat zat karsinogen penyebab kanker. Selain itu serat juga memperlancar proses pencernaan dan mencegah sembelit.
Berikut ini buah-buahan yang mengandung vitamin C paling tinggi, diantaranya : Di tilik dari sisi nutrisinya, buah lokal seperti mangga, jambu biji, jambu monyet dan duwet ternyata mengandung vitamin C tiga kali lipat jumlahnya dibandingkan Apel atau jeruk manis impor yang harganya jauh lebih mahal. Berikut 5 jenis buah lokal dengan kandungan vitamin C tertinggi.
Jambu Monyet (Anacardium occidentale)
Sepertinya jambu monyet bisa dibilang sebagai ratunya vitamin C. Setiap 100 g jambu monyet mengandung vitamin C sebanyak 197 mg. Bandingkan dengan apel yang hanya mengandung 5 mg atau jeruk manis yang cuma 49 mg/100 g-nya. Komposisi nutrisi penting lain dari jambu monyet adalah protein 0,7 g, energi 48 kkal, kalsium 4 mg, lemak 0,2 g, fosfor 13 mg dan zat besi 0,5 mg. Kekurangan dari jambu monyet adalah susah di dapat dan rasanya yang sedikit sepat. Cocok dibuat manisan atau diolah menjadi jus agar rasanya lebih nikmat.
Duwet (Syzgium cumini)
Urutan kedua ratu vitamin C buah tropis dimiliki oleh buah duwet. Setiap 100 g buah duwet mengandung 130 mg vitamin C. Sedangkan nutrisi lainnya adalah protein 2,5 g, energi 134 kkal, lemak 3 g, karbohidrat 28 g, kalsium 7,4 mg, zat besi 1.3 mg dan fosfor138 mg. Duwet sering disebut juga buah jamblang. Buah ini mempunyai banyak varietas, dari yang kecil hingga ukuran lumayan besar. Warnanya pun beragam, ada yang keputihan, ada yang kehitaman hingga ungu. Menurut penelitian biji buah ini mengandung glukosida phytomelin. Zat ini dapat mengurangi kerapuhan pembuluh darah kapiler penyebab luka diabetes yang lama sembuhnya. Jambu Biji Putih (Psidium guajava Linn). Buah lokal lain yang sangat tinggi vitamin C nya adalah jambu biji daging putih. Di setiap 100 g jambu biji putih mengandung vitamin C 116 mg. Nutrisi lainnya adalah energi 61 kkal, protein 0,9 g, karbohidrat 15.4 g, lemak 0,3 g, kalsium 31 mg, fosfor 41 mg dan zat besi 0.2 mg. Manfaat jambu biji ini antara lain untuk membantu mengontrol diabetes, maag, diare (sakit perut), masuk angin, menurunkan kadar kolesterol, sebagai antioksidan mencegah kanker, ambien dan sariawan. Potasium, zat besi dan seng yang tinggi menjadikan jambu biji sangat baik dikonsumsi oleh penderita demam berdarah.
Gandaria (Bouea macrophyla)
Buah gandaria memiliki warna hijau dan kulit buah berangsur kekuningan atau jingga ketika buah beranjak matang. Bentuknya oval sebesar bola bekel. Bijinya berwarna ungu muda. Cita rasanya asam segar. Umumnya buah ini digunakan sebagai bahan campuran sambal, asinan atau manisan. Dibalik rasanya yang asam, buah yang banyak dijumpai di daerah Bogor ini kaya akan vitamin C. Di dalam 100 g buah gandaria masak mengandung vitamin C 111 mg, protein 0,7 g, lemak 0,6 g, karbohidrat 18 g, energi 68 kkal, kalsium 8,5 mg, fosfor 20 mg dan zat besi 1 mg.
Mangga Manalagi (Mangifera indica Linn.)
Buah mangga sangat kaya akan zat gizi, setiap 100 g mengandung vitamin C 61 mg, energi 113 kkal, protein 1 g, lemak 0.2 g, karbohidrat 14,6 g, kalsium 20 mg, fosfor 23 mg, dan besi 1 mg. Mangga merupakan sumber beta-karoten, kalium dan vitamin C yang baik. Zat terkandung di dalam mangga mampu memberikan perlindungan terhadap kanker karena dapat menetralkan radikal bebas. Di samping berfungsi sebagai antioksidan, vitamin C dalam manga berfungsi menjaga dan memacu kesehatan pembuluh-pembuluh kapiler, kesehatan gusi dan gigi, membantu penyerapan zat besi dan dapat menghambat produksi natrosamin , satu zat pemicu kanker. Banyak mengkonsumsi mangga juga mampu mengembalikan energi secara cepat, menurunkan panas, sebagai desinfektan serta mencegah gangguan pencernaan seperti konstipasi.
4. Vitamin D
Vitamin D juga merupakan salah satu jenis vitamin yang banyak ditemukan pada makanan hewani, antara lain ikan, telur, susu, serta produk olahannya, seperti keju. Bagian tubuh yang paling banyak dipengaruhi oleh vitamin ini adalah tulang. Vitamin D ini dapat membantu metabolisme kalsium dan mineralisasi tulang. Sel kulit akan segera memproduksi vitamin D saat terkena cahaya matahari (sinar ultraviolet). Bila kadar vitamin D rendah maka tubuh akan mengalami pertumbuhan kaki yang tidak normal, dimana betis kaki akan membentuk huruf O dan X. Di samping itu, gigi akan mudah mengalami kerusakan dan otot pun akan mengalami kekejangan. Penyakit lainnya adalah osteomalasia, yaitu hilangnya unsur kalsium dan fosfor secara berlebihan di dalam tulang. Penyakit ini biasanya ditemukan pada remaja, sedangkan pada manula, penyakit yang dapat ditimbulkan adalah osteoporosis, yaitu kerapuhan tulang akibatnya berkurangnya kepadatan tulang. Kelebihan vitamin D dapat menyebabkan tubuh mengalami diare, berkurangnya berat badan, muntah-muntah, dan dehidrasi berlebihan.
Selain sebagai pelancar penyerapan kalsium pada tulang dan gigi kita, vitamin D memiliki banyak manfaat lain yang tentunya amat berguna bagi tubuh kita. Mari kita kaji beberapa manfaat lain dari makanan-makanan yang mengandung vitamin D. Vitamin D ternyata memiliki peran utama sebagai penghancur berbagai macam bakteri dan virus yang bersarang dalam tubuh kita yang pastinya sangat merugukan bagi kesehatan kita. Vitamin D juga dapat memperkuat metabolisme tubuh kita sehingga tubuh kita dapat tahan terhadap berbagai penyakit apalagi penyakit yang mudah menular seperti flu.
Macam-Macam Sumber Vitamin D
Vitamin D biasanya sangat mudah didapatkan baik dari hal yang tidak bisa dimakan maupun yang bisa kita makan. Matahari adalah sumber vitamin D yang alami dan mudah didapat. Biasanya sinar matahari pada pagi hari lebih baik untuk kulit kita. Sumber yang lain adalah yang dapat kita makan contohnya sayur dan buah yang mengandung vitamin D. Makanan yang mengandung vitamin D adalah yogurt, telur, susu, keju beserta makanan yang mengandung bahan-bahan tersebut. Sumber yang lain adalah sayur seperti bayam dan sawi hijau. Untuk produk laut atau makhluk hidup air yang mengandung vitamin D adalah ikan tongkol, ikan sarden, dan ikan salmon.
5. Vitamin E
Vitamin E berperan dalam menjaga kesehatan berbagai jaringan di dalam tubuh, mulai dari jaringan kulit, mata, sel darah merah hingga hati. Selain itu, vitamin ini juga dapat melindungi paru-paru manusia dari polusi udara. Nilai kesehatan ini terkait dengan kerja vitamin E di dalam tubuh sebagai senyawa antioksidan alami. Vitamin E banyak ditemukan pada ikan, ayam, kuning telur, ragi, dan minyak tumbuh-tumbuhan. Walaupun hanya dibutuhkan dalam jumlah sedikit, kekurangan vitamin E dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang fatal bagi tubuh, antara lain kemandulan baik bagi pria maupun wanita. Selain itu, saraf dan otot akan mengalami gangguan yang berkepanjangan.
Makanan yang mengandung vitamin E biasanya berasal baik dari nabati dan hewani. Banyak manfaat yang kita dapatkan dalam mengkonsumsi vitamin E. Salah satu manfaat vitamin E adalah dapat mempercantik kulit. Kulit dan rambut adalah hal penting bagi setiap wanita. Bahkan bukan hanya wanita saja yang selalu menjaga kulitnya, pria juga ternyata selalu menjaga penampilan dari ujung rambut hingga ujung kaki. Vitamin E inilah solusi mudah dan kunci utama dalam perawatan tubuh. Mari kita baca selengkapnya di paragraf selanjutnya.
Manfaat Makanan yang Mengandung Vitamin E
Umumnya vitamin E memang terkandung dalam produk-produk kosmetik seperti body lotion, shampoo, sabun mandi, sabun muka, pelembab, dan bahkan bedak. Saat ini, banyak obat-obat kecantikan yang menawarkan vitamin E dalam bentuk kapsul sehingga memudahkan kita dalam mengkonsumsinya tanpa harus repot mencari dan mengolahnya. Karena secara khusus, makanan yang mengandung vitamin E juga berguna untuk menangani radikal bebas dalam tubuh kita. Apalagi di jaman ini, sudah banyak polusi di mana-mana baik dari asap kendaraan maupun asap rokok yang memang biasanya menjadi temuan kita sehari-hari.
Dengan iklim yang sedang tragis ini, sinar ultra violet juga menjadi momok tersendiri dalam membuat kulit kita bermasalah. Berikut adalah beberapa manfaat dari makanan yang mengandung vitamin E. Vitamin E sangat berguna untuk menambah daya tahan tubuh, mengurangi stress, menambah kesuburan, mengurangi resiko terkena penyakit jantung koroner dan kangker. Selain itu untuk kulit, vitamin E berperan penting untuk mengencangkan, menyehatkan, anti-aging, melembabkan, melindungi kulit dari radiasi dan mempercepat penyembuhan luka. Ditambah lagi, vitamin ini juga berguna dalam melindungi sel darah merah dari kerusakan dan sebagai antioksidan untuk mencegah radikal bebas.
Macam-Macam Makanan Sumber Vitamin E
Sumber vitamin E dapat ditemukan baik buah-buahan, sayur, dan produk hewani. Berikut adalah beberapa makanan yang banyak mengandung vitamin E seperti bayam, brokoli, tomat, kedelai, telur, dan cokelat hitam atau pahit. Sebenarnya banyak sekali makanan yang mengandung vitamin E yang dapat dikonsumsi secara rutin terutama sayur hijau dan buah-buahan.
Berikut ini beberapa makanan yang banyak mengandung vitamin E:
Kedelai : bahan pangan murah meriah ini mengandung isoflavon yang menurut penelitian mampu mengurangi kerut-kerur pada kulit dan wajah. Tak hanya membuat kulit lebih kencang, isoflavon juga mengurangi risiko kanker. Sekali dayung, dua pulau terlampaui. Begitulah pepatah yang tepat untuk menggambarkan kedelai. Mulai sekarang, perbanyak makan makanan berbahan kedelai seperti tempe dan tahu. Anda juga bisa mengkonsumsi edamame.
Telur : bahan pangan paling populer di Indonesia ini mengandung lutein dan zeaxanthin yang bisa memberikan perlindungan terhadap sinar ultraviolet. Sinar ultraviolet sendiri berdampak pada munculnya garis halus, bintik hitam hingga kanker kulit. Mengkonsumsi telur secara rutin juga bisa memberikan perlindungan terhadap retina dari sinar ultraviolet.
Bayam : sayur super murah ini ternyata memiliki kandungan nutrisi yang luar biasa hebat. Bayam mengandung vitamin-vitamin yang baik bagi kulit yaitu vitamin E dan vitamin C. selain itu bayam juga mengandung lutein dan zeaxanthin. Komplit bukan kandungan nutrisi dalam bayam? Tak usah ragu lagi, banyak-banyak mengkonsumsi bayam setiap hari demi kesehatan kulit.
Tomat : buah yang bisa Anda jumpai di mana saja ini memiliki khasiat yang tak kalah dahsyat. Tomat mengandung lycopene yang bisa menurunkan risiko kulit terbakar dan juga menurunkan risiko kanker kulit. Banyak cara agar tomat bisa dikonsumsi dengan lezat, antara lain di jus dan di sayur. Tak ada alasan lagi untuk tidak mengkonsumsi tomat.
Dark chocolat : coklat selama ini terkenal akan kandungan hormone endorphin yang bisa membuat orang merasa releks. Banyak wanita mengkonsumsi coklat untuk meningkatkan mood-nya di kala PMS. Tapi ternyata dark chocolate tak hanya baik untuk membangkitkan mood. Coklat juga sangat baik untuk kesehatan kulit. Menurut penelitian ternyata coklat bisa menghilangkan kulit kemerahan akibat paparan sinar matahari dan menurunkan risiko kanker. Tapi ingat kandungan kalori pada coklat yang tinggi. Jadi jangan terlalu sering menkonsumsinya.
Brokoli selama ini brokoli terkenal dengan kandungan kalsiumnya. Padahal manfaatnya lebih dari itu. Sayur berwarna hijau tua ini juga bisa Anda jadikan andalan untuk memenuhi asupan vitamin E. Brokoli terkenal memiliki kandungan antioksidan tinggi. Jadi sering-seringlah mengkonsumsi sayur brokoli. Tak hanya segar dan nikmat, sayur bak rambut kriwil ini juga kaya manfaat.
6. Vitamin K
Vitamin K banyak berperan dalam pembentukan sistem peredaran darah yang baik dan penutupan luka. Defisiensi vitamin ini akan berakibat pada pendarahan di dalam tubuh dan kesulitan pembekuan darah saat terjadi luka atau pendarahan. Selain itu, vitamin K juga berperan sebagai kofaktor enzim untuk mengkatalis reaksi karboksilasi asam amino asam glutamat.[25] Oleh karena itu, kita perlu banyak mengkonsumsi susu, kuning telur, dan sayuran segar yang merupakan sumber vitamin K yang baik bagi pemenuhan kebutuhan di dalam tubuh.

1 komentar: