blog_ku

Annyeong haseyo
terima kasih udah berkenan mengunjungi blog saya
semoga bermanfaat dan menghibur :)

Minggu, 05 Juni 2011

perjuangkan jika kau sayang padanya...

sebuah pilihan yang datangnya tidak dari hati, memang sakit dan sesak rasanya. Semua yang telah dilalui bersamanya secara mendadak terpisahkan oleh kata "tidak" dari pihak yang sangat berpengaruh dalam hidup pasangan kita. Sungguh sebuah keputusan yang sepihak dan tidak adil rasanya. Ingin rasanya berteriak dan meraung-raung sekuat mungkin sebagai tanda protes atas perampasan secara enteng akan belahan jiwa yang selama ini sangat disayangi dan dicintai.

Seperti sebuah serangan jantung, semuanya langsung melemahkan seluruh orot-otot tubuh dan terasa tak berdaya, tak ada kata yang bisa keluar lagi. Protes pada tuhan pun langsung terlontar, " mengapa kalau akhirnya terpisahkan juga, tidak sejak awal saja Engkau memisahkan kami? mengapa baru sekarang Engkau bertindak seperti ini? tak tahu kah Engkau kalau rasa sayang dan cinta ini tidak bisa dibuang lagi, sudah membenam dalam hati yang paling dalam..."

Memang benar adanya sebuah kata para pejuang-pejuang cinta atau pujangga-pujangga cinta terdahulu, bahwa kalau kita sudah menyatu dalam cinta dan sayang, pasti tidak bisa terlepaskan lagi, karena sudah menjadi belahan jiwa "soulmate". Bak kisah romantis Romeo dan Juliet yang hanya terpisahkan oleh maut.

Mengapa itu tidak terjadi pada mereka yang sama-sama cinta dan sayang, sudah meyatu dalam rasa?? Mereka tak mau dipisahkan, namun pilihan itu membuat sebuah doktrin tersendiri yang membuat mereka tak bisa bersatu. Sungguh sulit rasanya untuk berpisah, berat, sesak dan sangat sakit rasanya. Hanya dengan mengeluarkan air mata yang dapat meluapkan rasa sakit hati itu, tak bisa untuk mencegah dan berkata bahwa menolak keputusan itu. Karena keputusan itu pun juga pilihan yang terbaik bagi kita dan keluarga.

Kita juga harus berpikir secara logika dan real, bahwa antara pasangan dan keluarga, pasti sedikit banyaknya kita lebih berat dan condong untuk memilih keluarga, karena dengan keluarga lah kita bisa hidup dan berkembang, tidak ada istilah "mantan keluarga", tapi ada istilah "mantan pacar". Pertimbangan-pertimbangan itulah yang sangat membuat kita tidak berdaya dan dengan pasrah memilih keputusan itu, yang akhirnya meninggalkan pasangan kita. Hanya air mata yang bisa keluar, namun hati tetap memberontak dan berkata "aku tak SANGGUP..."

Kata-kata " perjuangkan jika kau sayang padanya " apakah bisa menjadi pelopor untuk melawan semua perampasan itu? Berharap dia bisa kembali lagi dan bersatu kembali dalam cinta. Mungkin bagi orang yang berjiwa gentle dan bersunggu-sungguh, pasti mau dan sanggup memperjuangkan cintanya. Bagi orang-orang yang tak mau terpisahkan cintanya, berjuanglah jika kau benar-benar sayang padanya. Semoga tuhan merestui dan semoga kembalinya cinta itu adalah jalan dan rencana Tuhan yang indah. Agar dengan cobaan itu, dapat mendewasakan insan kita. Semoga,, AMIN :)

Za

Masa-masa SMA

Pasti setiap insan manusia mempunyai kenangan spesial yang mereka simpan dalam untaian file di memori otaknya. Dan itu pasti tidak terlepas dengan kenangan masa-masa SMA yang memang menghypnotis manusia untuk masuk ke alam pikiran di mana dapat kembali ke masa lalu itu. Sehingga kita terbawa dalam buaian kenangan itu,dan berhenti sejenak dari realita yang dihadapi sekarang, yang terpisah oleh jarak dan waktu dengan teman-teman di masa SMA, dan masa itu tidak bisa terulang lagi.

Begitu kita beranjak untuk memilih tujuan masing-masing dalam mencapai cita dan asa, masa dan kenangan itupun tertinggal di sekolah yang kita cintai dan menjadi saksi bisu masa-masa itu. Yang tertinggal hanyalah sebuah kenangan yang seumur hidup tidak bisa kita lupakan. Waktu terus berlalu, kita pun semakin sibuk dengan kesibukan kita dalam pencapaian tujuan hidup masing-masing. Bangku-bangku sekolah, kelas tempat belajar, papan tulis, berbagai pajangan rumus-rumus kimia, matematika, rantai makanan biologi, daftar piket, mading, kantin tempat tongkrongan favorit, perpustakaan, lapangan olahraga dan masih banyak lainnya dengan setianya tetap berada di sekolah dan kita tinggalkan mereka bersama kenangan yang telah kita ukir. Kalau mereka bisa berbicara, mungkin mereka akan berkata "kami rindu pada kalian yang dulu, masa-masa kalian menemani kami dalam suka maupun duka". Mereka pun juga merasa rindu pada kita, dan sewajarnya kita pasti rindu akan semua yang ada di sekolah.

Masa itu banyak sekali diisi dengan berbagai tingkah, perangai, canda, tawa, tangis, gurauan, sindiran, ejekan, kenakalan, kelakar dan tidak ketinggalan dengan yang namanya cinta atau kisah kasih di sekolah. Hal-hal itulah yang membuat kita selalu rindu akan masa-masa di SMA, masa di mana seorang insan manusia bermetamorfosis dari remaja menuju dewasa muda. Kalau kita mengingatnya pasti senyum-senyum sendiri dan geleng-geleng kepala sampai meneteskan air mata.

Dan tidak ketinggalan dengan memori tentang guru-gurunya, terutama guru yang mempunyai ciri khas dalam mengajar atau memberi disiplin di sekolah. Ada kenangan yang gurunya seperti ini, seperti itu, sehingga menjadi sebuah kelakar bagi kami pada masa itu. Ada guru yang menjengkelkan, tapi kami yakin itu untuk yang terbaik, dan hal itu pasti dirasakan setelah keluar dari masa SMA. Ada gurunya yang hobinya marah dan memberi hukuman. Tak jarang kita berjemur di lapangan yang terik matahari sambil hormat ataupun berlari mengelilingi lapangan. Tapi itu semua pastinya berguna untuk kita dan pasti hal itu tidak akan terlupakan.

Yang tak kalah heboh dan uniknya adalah budaya mencontek dan membuat kopek_an atau catatan kecil waktu ujian. Dengan kompaknya kita bersatu padu dalam suksesnya ujian. Saling bekerja sama, memberi contekan dan diam-diam mengintip catatan kecil yang di taruh di bawah meja, yang biasanya dibuat pada malam harinya. Dan, umumnya pakai sistem kebut semalam. Ada juga teman yang pelit ngasih contekan, biasanya dia menjadi bulan-bulanan di kelas dalam hal ejekan dan lelucon, pasalnya dia tidak bisa masuk dalam tim sukses ujian... hehe...
Namun, hal ini pula lah yang membuat kita lebih terkesan di masa-masa sekolah.

Romansa cinta/kisah-kasih di sekolah menjadi top range dalam tatanan ini. Mengapa tidak, masa inilah seorang anak manusia mengalami perubahan baik fisik, mental dan psikologisnya, yang sangat labil dan sensitif, istilah kerennya puber. Tak jarang, di pojok kelas, ada sepasang kekasih yang berdua-duaan, di kantin, di perpustakaan dan paling sering di koridor sekolah, seakan mereka memperlihatkan bahwa mereka adalah sepasang kekasih yang lagi dimabuk asmara. Ada yang memberi lelucon, berdehem, dan terkadang ikut nimbrung diantara pasangan kekasih itu, ibarat parasit saja, hehe... Ada juga rasa cemburu, karena orang yang ditaksir malah pacaran sama teman dekat atau sahabat. Hal ini kadang membuat suatu perang dingin dan keributan. Ada yang kerjanya jadinya mak comblang dan pastinya dapat imbalan kalau pasien yang dicomblanginya jadian. Terjadinya penembakan atau mengatakan atau mengutarakan perasaan sayang dan cinta di lapangan sekolah yang disaksikan seantero sekolah juga menjadi suatu kenangan yang indah bagi yang merasakannya.

Indahnya masa-masa itu memang tidak akan pernah dilupakan, dan ingin rasanya kembali ke masa itu. Tak heran tiap alumni angakatan mengadakan reunian angakatan, ingin berkumpul lagi seperti masa sekolah dulu, namun dalam konteks yang berbeda pastinya, karena masa itu telah berlalu dan hanya tersimpan indah dalam bingkisan kenangan yang tertata cantik.

Tetaplah kita menjadi sahabat dan teman walaupun kita dipisahkan jarak dan waktu serta berbagai kesibukan dalam upaya pencapaian cita-cita. Hendaknya kita tetap jalin silahturrahmi :)


Za

:)

Datang lah kepada orang seseorang, yang dapat membuatmu tersenyum,
karena, sebuah senyuman dapat membuat hari yang gelap menjadi terang,
mimpilah apa yang ingin kamu impikan,
pergilah ke mana ingin kamu pergi,
jadilah sesuai dengan keinginan kamu, karena kamu hanya hidup satu kali,
dan, satu kesempatan untuk melakukan apa yang ingin kamu lakukan,
bertindaklah seolah-olah setiap peristiwa memiliki tujuan,
sehingga kamu juga mempunyai tujuan hidup,
selalu letakkan dirimu pada posisi orang lain,
jika kamu merasa bahwa itu menyakitkan,
kamu mungkin itu menyakitkan orang itu juga,
kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kamu,
sampai kamu melupakan kegagalan kamu, dan rasa sakit hati,
memaafkan bagaikan wangi semerbak yang tercium di ruang tua,
penerimaan secara total menjadi cinta tak bersyarat,
cinta adalah ketika kamu membawa perasaan, kesabaran dan romantis dalam suatu hubungan, dan menemukan bahwa kamu peduli dengan dia,
jangan pernah berkata selamat tinggal jika kamu masih ingin mencoba,
jangan pernah berkata tidak mencintai orang itu lagi, bila kamu tidak membiarkannya pergi,
hanya perlu satu menit untuk menghaturkan seseorang,
hanya perlu satu jam untuk menyukai seseorang,
hanya perlu satu hari untuk mencintai seseorang,
tapi, membutuhkan seumur hidup untuk melupakan seseorang,
permulaan cinta adalah dengan membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak membentuk mereka menjadi sesuai dengan keinginan kita,
cinta yang tulus akan teruji dengan berjalannya waktu,
kita tidak bisa mengubah apapun, kecuali kalau kita bisa menerimanya,
apa yang membuat manusia merasa lebih baik?
" dicintai ..."

Sabtu, 04 Juni 2011

Maaf...

Kepada hati yang pernah merasakan kecewa dan kepada hati yang pernah merasakan indahnya rasa cinta yang diberikan tuhan pada dirinya, kata maaf patut aku berikan. Entah untuk siapa yang ada di sana yang senantiasa berjuang demi masa depannya. Engkau benar, apapun demi masa depan pasti lebih diperjuangkan daripada apa yang namanya "cinta". Kata itu memang tidak pantas untukmu yang senantiasa bisa menjaga hati karena Allah, yang mencintai dan dicintai karena Allah. Apapun yang engkau perjuangkan demi masa depan dan agamamu, aku ikut bangga padamu. Perjuangkanlah apa yang engkau targetkan dan mudah-mudahan engkau bisa stabil dalam menjaga hatimu. Engkau tak perlu ragu akan takdir tuhan, memang benar apa yang pernah engkau petuahkan " takdir tuhan lah yang bisa menjawab apakah kita bisa kembali bersatu".

Jangan lah engkau ragu akan tekad kuatmu menjalankan ibadah menuntut ilmu dan berjihad di jalan Allah. Jalanmu itu benar dan tulus teman. Teruslah engkau berkembang dan jangan sesekali menengok ke belakang, karena justru itu akan membuat engkau kembali goyah. Aku tahu engkau seperti apa dan pastinya engkau lebih tahu diri engkau. Jangan goyah menuju titik tujuanmu, masa lalu itu jangan jadikan engkau lemah, tapi jadikan lah itu sebuah proses pendewasaan agar engkau lebih baik. Jadilah manusia yang berguna, aku yakin engkau bisa. Allah senantiasa menjagamu, keep spirit teman...

Semangat!!!!!!

Jumat, 03 Juni 2011

cerita2 dulu...

Ciknga dan Donga

Namanya Tati,dia tinggal di Pasar Bengkulu, yaitu daerah yang paling tua di Bengkulu,daerah pinggiran pantai dan di sana pula terdapat sungai serut yang terkenal dengan sejarahnya.Anak-anak di sana biasa memanggilnya dengan sebutan Ciknga,karena dia sangat senang sekali membacakan cerita kepada anak-anak di sana setiap sore,selain itu dia juga suka bermain-main di pantai bersama anak-anak itu sambil membantu ibunya mengeringkan ikan di pantai.Karena umurnya yang paling tua,maka dia dipanggil ciknga.Dia sudah tamat SMA dan ingin sekali melanjutkan kuliah,tapi kedua orang tuanya tak sanggup untuk membiayainya.Ayahnya bekerja sebagai nelayan dan ibunya menjual ikan kering atau ikan asin keliling,ikan itu hasil tangkapan ayahnya,itupun kalau ada ikan yang busuk untuk diasini,kalau ikan tangkapan ayahnya bagus semua,ibunya tidak menjual ikan asin.Daripada menganggur,Tati membantu orang tuanya menjual pendap milik mak Timah yang sangat terkenal dengan enaknya.Sepulang dari jualan,dia selalu membacakan cerita untuk anak-anak di Kualo yaitu tempat paling ujung dari Pasar Bengkulu dekat sungai Serut,di sanalah anak-anak berkumpul setiap sorenya untuk mendengarkann cerita Tati,biasanya anak-anak itu sudah mandi semua,karena Tati pernah berkata kalau belum ada yang mandi dia tak akan bercerita.Setelah memberikan cerita,dia langsung ke pantai membantu ibunya mengeringkan ika-ikan yang busuk.
Siang itu seperti biasa,Tati ke pantai bersama Yanto anak mak Timah.Yanto biasanya membeli ikan dengan ayahnya Tati sebagai bahan untuk membuat pendap maknya,bisa dikatakan sudah menjadi langganan tetap “Tati kau idak sekolah lagi?”tanya Yanto.
“Mano ndak kuliah Donga,ado nian pitis mak-bak ambo membiayai kuliah,tamat kuliah ajo untung,”jawab Tati.
“Sayang nian dak,kau pintar tapi dak bisa capai cita-cita kau,kalu donga kau ko memang didik dak apolah idak kuliah,”sambung Yanto
“Cak mano lagi Donga,kalu iko la jalan hidup kito,hidup di pantai,ibarat kato anak pantai biaso didik,nyo sibuklah cari ikan,belajar kek ikan-ikan tulah tiok hari.”sambung Tati.
“Betul nian kecek kau tu,setau ambo anak-anak di siko didik gegalo,kecuali kau…he..he..” seru Yanto.
“Ah Donga ko pacak nian marayu ambo,o,,yo Donga cak mano kekmete Donga anak jawa tu?”tanya Tati.
“Siapo yang metean keknyo,selero idak ambo kek anak jawa tu!manolah buruk itam pulo kek sebuah lagi ambo dak tahan keknyo tu glenjitnyo minta ampun!!!itu gossip ajo,anak bujang kek gadis di siko hobi nenian gossip orang,samo kayak artis ajo,ambo ndak metean tapi bukannya kek nyo tapi kek kau,ndak dak kau jadi mete ambo,”tanya Yanto
“Donga ko ado-ado ajo,cepek dikit jalannyo bak ambo la nunggu tu,”ujar Tati.
“Donga serius Tati,la lamo Donga ndak kek kau,semenjak kau masuk sma donga tengok-tengok kau tu beda kek cewek-cewek siko,kau pintar,baik,dan sebuah lagi yang Donga suko kek kau,kau tu buek anak-anak kecik di siko bahagia dibalik banyak derito yang tobo rasokan,jadi kau ndak dak jadi pacar Donga?”tanya Yanto dengan serius.
“Donga ko jangan main-main lah,”jawab Tati.
“Siapo yang main-main,Donga serius Tati,berenti dulu kito di siko,kelaklah dulu kito nengok ayah kau,kayaknyo nyo masih nyongsong kapal cik Buyung.Kebetulankito ngecek mete-metean,jadi Donga langsung ajo mencurahkan hati Donga ko,Donga dak bisa nahan-nahan lagi,la 3tahun Donga suko kek kau ko,Donga senang nian pas kau ndak jual pendap mak Donga,jadi Donga bisa dekek kek kau.”
“Cak mano dak Donga,ambo tu belum bepikir ndak metean,ambo masih ndak bantu mak-bak ambo membiayai sekolah adik-adik ambo,”jawab Tati.
“Bak kato orang barat please nian,tolong kau jawab kini!”
“Beri ambo waktu untuk bepikir Nga,”sambung Tati.
“Yo udah kalu cak itu Donga beri waktu tigo hari,Donga jugo ngerti,”ujar Yanto.
Setelah itu mereka diam seribu bahasa dan langsung ke tempat ayahnya Tati,selama di pantai mereka tak bicara sedikitpun sampai-sampai cik Buyung yang biasanya cuek sama orang bertanya “Caknyo kamorangko saling diaman,dari tadi cik tengok diam ajo,kamorang musuan?”tanya cik Buyung.
“Idak cik,kami idak musuan,tadi Tati ngecek nyi sakit gigi,mangkonyo nyo diam ajo,”jawab Yanto sambil memilih-milih ikan seolah olah tidak terjadi apa-apa tadi.
“Oooo kau lagi sakit gigi,pantas ajo diam,biasonyo kau kek Donga kau tu bak anjing kek kucing,dikit-dikit perang mulut,meskipun icak-icak,ibarat kato Ciknga kek Donga yang sedang belago,tapi maksudnyo sayang,”goda cik buyung.Dia tahu kalau yanto ada rasa sama Tati.
“Ahhh Cik ko bisa ajo,”ujar Yanto
Selama tiga hari itupun mereka tidak bicara satu sama lain,bertegur sapa pun tidak,Yanto jadi gak enak hati melihat Tati diam saja.Waktu mengambil pendap di rumah Yanto,waktu di pantai dia tetap tak bicara,bahkan tidak membacakan cerita untuk anak-anak sore itu.Anak-anak pun heran dan terus bertanya kepada Yanto sebagai pengganti Tati untuk bercerita, “Donga ngapo Ciknga dak datang?kami kan la biaso kek Ciknga,”tanya Samsudin yang paling kecil diantara anak-anak- itu.
“Ciknga kamorang lagi sakit gigi,jadi nyo dak bisa membacokan cerito untuk kamorang,”jawab Yanto.
“Ooooo”seru anak-anak serempak.Setelah itu Ynto langsung bercerita,dari rumahnya yang tidak jauh dari Kualo,Tati melihat Yanto membacakan cerita dan tersenyum melihatnya,karena banyak anak yang tidak mendengarkan Yanto bercerita bahkan ada yang berlari-lari.
Besoknya, di tempat penembakan kemaren Yanto dengan cemas dan keringat dingin menunggu jawaban dari Tati. “Donga serius ndak kek ambo?”tanya Tati memulai pembicaraan.
“Serius,untuk apo Donga ngicu kek kau,jadi cakmano jawabannyo Tat?”tanya Yanto balik.
“Kalu cak itu,ambo ndak jadi mete Donga,sebenarnyo ambo jugo la lamo ndak kek Donga,abisnyo Donga tu bertanggung jawab nian dan sebuah lagi yang Tati suko kek Donga,Donga tu orangnyo pekerja keras kek idak mudah putus asa,”jawab Tati dengan senyum merona.
“Nian Tat!!!kau nerimo ambo?ahhhhhh Ciknga bisa ajo muji Donga,”seru Yanto dengan wajah penuh kegembiraan.
“Yo,Donga!ambo ndak jadi mete Donga,”ujar Tati.

Yanto bersorak-sorak gembira sehingga orang-orang di pantai melihat ke arahnya. “Wooii Yanto ngapo kau sorak-sorak?kau kesurupan hantu pantai ko apo?tengah hari legat besorak-sorak,”tanya salah satu nelayan yang baru saja menaikkan kapalnya di darat.
“Idak Wancik,ambo idak kesurupan,ambo lagi senang nian,ambo la jadian kek Tati………….yesssss ambo la jadian kek Tati………”,teriaknya sampai-sampai anak-anak yang bermain pasir di ujung sana mendengar dan langsung menghampiri Tati dan Yanto.Anak-anak yang belum mengerti juga beersorak-sorak “Ye….ye….ye….ye….ye…Ciknga kito jadian kek Donga,Ciknga jadian tu apo?”tanyo Samsudin yang ikut-ikutan bersorak tapi dia tak tahu apa artinya jadian,kontan saja semua anak yang sudah ngerti tertawa terbahak-bahak,Tati,Yanto,dan nelayan-nelayan yang sedang ada di sanapuu ikut tertawa.
“Dasar anak ingusan!kau ko didik nian!manolah idak tau besorak-sorak pulo!kau tau dak jadian itu tandonya Ciknga kek Donga ko mete an.”jawab Yadi.
“Ooooooo”seru anak-anak yang tidak mengerti dan sekarang paham maksudnya.Setelah itu mereka membubarkan diri dan bermain-main pasir lagi,Yanto langsung ke sampan ayahnya Tati dan Tati langsung membantu ibunya menjemur ikan-ikan,ibunya hanya senyum-senyum saja melihat kejadian itu.
Seiring waktu, tak terasa 2 tahun telah berlalu,mereka tambah dekat saja dan mengerti satu sama lain.Tati masih menjual pendap mak Timah,maknya Yanto,dia masih setiap sore membacakan cerita ke anak-anak,Samsudin yang dulu belum sekolah,sekarang dia sudah masuk TK,semakin banyak saja anak-anak yang berkumpul tiap sore mendengarkan cerita Tati.Sedangkan Yanto sudah bekerja dibengkel YAMAHA milik pamannya,sekarang dia tidak lagi mengambil ikan dari ayah Tati,dia sudah sangat sibuk,sebagai penggantinya Saiful adiknya yang sudah duduk di kelas 2 SMA.Hubungan antara keluarga Tati dengan Ynto sudah dekat.
Tapi,pada suatu hari antara keluarga Tati dengan keluarga Yanto terjadi pertengkaran hebat,pasalnya Saiful yang hendak membeli ikan dari ayahnya Tati tapi waktu itu ayahnya tak ada,ayah Tati menyongsong sampan cik buyung,dimarah-marah dan disindir sama Sudin adiknya ayah Tati, “Kau ko beli ikan kek kami murah terus!mentang-mentang kakak kau metean kek ponaan ambo!cari ikan kini ko payah tau dak!pitis Cuma tigo ribu ndak ikan banyak!!!”kontan saja Saiful terkejut tak berani menjawab perkataan dan langsung meninggalkan sampan ayah Tati.Setiba di rumah Saiful langsung menceritakan semuanya,kontan mak Timah marah dan langsung pergi ke pantai.Setiba di pantai ayah Tati sedang milih-milih ikan yang akan dijemur bersama ibu Tati.
“Jangan cak itu nian dak!!!kalu dak ikhlas udah!!jangan ndak mane-mane ajo,pakai acara nyindir pulo!!kalu dak ikhlas kecek!biar kami bayar sesuai hargonyo!!” seru mak Timah marah sambil bertolak pinggang.
“Ado apo ko,ambo dak ngerti,tibo-tibo datang mane-mane tengah hari legat ko?”tanya ayah Tati tak mengerti.
“Adik kau tu!!kecek Saiful nyo dimarah kek disindir kek adik kau tu,nyo ngecek kalu ndak beli ikan tu jangan ndak murah terus,pitis tigo ribu ndak banyak,mentang-mentang anak kito beduo metean,siapo dak marah!!”jawab mak Timah
“Jadi itu….ambo dak tau,tadi ambo nyuruh Sudin jago sampan sebentar kareno ambo nyongsong Buyung,kalu cak ituambo minta naaf atas kecek an Sudin tadi.”
“Dak bisa!!!ambo ndak Sudinnyo sendiri minta maaf kek anak ambo,bukan kau!”
“Sudiiiiiiin……..siko dulu kau!!!”teriak ayah Tati manggil Sudin yang sedang menyongsong cik Amer di ujung kualo.Sudinpun langsung berlari dan menghampiri mereka.
“Kau ngecek apo kek Saiful tadi?”tanya ayah Tati setengah marah.
“Ambo cuma ngecek yang sebenarnyo,”jawab Sudin singkat.
“Basing ajo kau ngecek!kini kau minta maaf kek Sudin jugo makTimah,”suruh ayah Tati.
“Apo?minta maaf?maleh ambo!ambo kan ngecek yang sebenarnyo,asal tau ajo kini serba mahal,yo lemak kalu kito lagi banyak ikan,tapi kalau ikan lagi dikit,ehh ndak lemak ajo beli ikan tigo kilo ndaknyo banyak,”jelas Sudin.Mendengar ucapan Sudinmak Timah tambah marah.
“Sudin!!!!!lancang nian kau ngecek cak itu!!!” hardik ayah Tati.Sudin langsung lari meninggalkan mereka.
“Jadi cak iko ternyato… marolah kito beranjak dari siko!!!!”ucap mak Timah mengajak Saiful dan bergegas pulang ke rumahnya.Ayah dan ibi Tati jadi bingung tak bisa berbuat apa-apa lagi.Tati dan Yanto tak tahu masalah itu.
Setelah pendap terjual habis,Tati langsung menyetorakan uang ke mak Timah,Tati merasa ada yang lain dari mak Timah,dia hanya diam waktu Tati menyerahkan uang dan memandang Tati dengan sedikit sinis,Tati tak mengerti dan langsung pulang,Setelah tiba di rumah Tati langsung menceritakan perihal kejanggalan yang terjadi pada mak Timah,kedua orang tuanya pun hanya bisa menjelaskan seadanya apa yang terjadi.Tati sangat kecewa sama wancik Sudinnya yang sudah memutus tali kekerabatan yang sudah lama terjalin,Tati tak bisa lagi membayangkan nasib hubungannya dengan Yanto.Dan kenyataan itu terjadi,Yanto tidak disuruh lagi berhubungan dengan Tati,Yanto pun pasrah karena dia tak mau durhaka,begitu juga dengan Tati,dia sudah siap dengan apa yang terjadi.Selama 3 bulan keluarga mereka tak saling teguran,Tatipun tak lagi berjualan pendap mak Timah,komunikasi mereka terputus,manapula Yanto sibuk dengan pekerjaannya.Pernah suatu hari Yanto ke rumah Tati,kedua orangtua Tati tidak marah,malah senang karena Yanto tidak marah juga.Ituhanya terjadi sekali,karena berikutnya Yanto selalu diawasi kalau main di sekitar rumahnya dan it uterus berlangsung.
Dan pada akhirnya persoalan itu dapat diselesaikan secara bersama-samaoleh warga Pasar Bengkulu yang resah melihat permusuhan dua keluarga itu,Sudin mau minta maaf.Mak Timah pun mau memaafkannya begitu juga dengan Saiful,akhirnya dua keluarga itu berdamai seperti semula,Tati dan Yanto sangat senang,akhirnya hubungan mereka dapat dipertahankan dan diselamatkan
“Ye….ye….ye…..ye…..Ciknga kek Donga kito balik an,idak jadi putus”sorak anak-anak sambil menari ria.
“Apo kamorang manggil Tati Ciknga?”tanya mak Timah yang selama ini tidak tau kalau Tati dipanggil ciknga.
“Yo Mak Timah kami manggil tobo duo ko Donga kek Ciknga,”jawab Samsudin
“Memang betul kecek orang dak, Donga tu selalu lawannyo Ciknga,kamorang ko pacak nian buek gelar orang,”ujar mak Timah
“Marolah Ciknga kito ke kualo,kami la lamo idak dengar cerito Ciknga,hariko la petang,kami la mandi galo,aman ajo Ciknga,kami la harum galo,”seru Syamsudin sambil mengupil hidungnya,dan semuanya pun tertawa.☺♥☺♥☺☺♥♥☺☺☺☺


By:ЎÜĽ!Ź@ ĊђЎήŦĭά ÜŦ@Μi

goresan semangat

Sebuah Pilihan
Dalam hidup ini kita tidak bisa terlepas dari sebuah pilihan. Hitam dan putih adalah corak dalam pilhan itu, ibarat Yin dan Yang yang komposisi sejatinya adalah 2 unsur yang bertolak belakang, namun punya makna tersendiri. Menjalani kehidupan adalah cara kita untuk hidup dan tetap survive di dunia yang fana ini. Realita kehidupan sejatinya harus diterima dan setiap prosesnya pasti ada secorak masalah yang senantiasa menghiasi proses pendewasaan kita. Penyelesaian suatu masalah adalah the way of life atau cara kita untuk hidup, bukan how to life atau bagaimana cara kita hidup.
Suatu masalah membutuhkan suatu jalan yang tepat untuk penyelesaiannya, dimana kita dihadapkan dalam suatu pilihan. Orang yang cerdas dan bijak, pasti bisa menentukan arah pilihannya dalam menyelesaikan masalah yang sedang dia hadapi. Kunci utamanya adalah optimis dan berpikir positif. Orang yang senantiasa optimis dalam menghadapi masalah, pasti bisa berpikir jernih dan penuh harapan dalam penyelesaian masalahnya, karena dia tidak melihat ke belakang lagi atas kegagalan yang pernah terjadi pada dirinya. Tapi, dia melihat sebuah celah dan harapan untuk bangkit dari suatu kegagalannya. Dia bisa mengarahkan dirinya untuk tidak terpaku pada sebuah kesedihan atas kegagalan itu, justru dia berbalik dan melawan perasaan sedihnya dengan berpikir jernih akan suatu keadaan yang lebih baik dari itu, pasti ada jalan yang terbaik dan dia akan berusaha untuk menuju secercah harapan yang lebih baik itu. Dalam prosesnya, dia bisa mengambil hikmah dan mengevaluasi kesalahan yang pernah terjadi itu, sehingga dia bisa tahu di mana titik kelemahannya dan di mana kelebihannya, sehingga dia bisa mengolah dirinya menjadi individu yang benar dan cerdas.
Positif thinking sangat mempengaruhi efektivitas kita dalam suatu tujuan, dengan cara pandang yang positif, secara tidak langsung akan mempengaruhi bagaimana kualitas hidup dan nilai hidup yang kita miliki. Oleh karena itu, orang yang berpikir positif pasti punya keinginan untuk melakukan lebih dari yang dipikirkan dan ditargetkan. Di sinilah sejatinya manusia bisa berkembang dan mengembangkan dirinya lebih baik lagi dan menjadi manusia yang sejalan dengan tuntunan AL-Qur’an dan hadis yaitu sebagai pemimpin dan pengolah kehidupan yang tertinggi di muka bumi ini.
Seperti yang dijelaskan oleh Zig Ziglar : “Optimisme yang sesungguhnya adalah menyadari masalah serta mengenali pemecahannya. Mengetahui kesulitan dan yakin bahwa kesulitan itu dapat diatasi. Melihat yang negative, tetapi menekankan yang positif. Menghadapi yang terburuk, namun mengharapkan yang terbaik. Mempunyai alas an untuk menggerutu, tetapi memilih untuk tersenyum”.
Ketika kita memandang permasalahan dan beban itu berasal dari diri kita, justru pada saat itu sebenarnya kitalah yang sedang bermasalah. Pepatah cina mengatakan “ Daripada mengutuki kegelapan, lebih baik ambil sebatang lilin dan nyalakan. (Steven Covey)
Jadi dalam menhadapi sebuah masalah, jangan lah kita terpuruk dan tenggelam di dalamnya, karena itu justru membuat kita tambah lemah dan tidak bisa sanggup menghadapi realita kehidupan yang lebih besar lagi cobaannya. Kita tidak bisa selalu statis dalam kehidupan ini, kita harus dinamis dan terus berkembang. Hanya orang bodoh saja yang memilih jalan yang gelap dan datar, tapi tidak untuk orang yang bisa bangkit dari keterpurukannya, karena dia punya pilihan yang baik untuk dirinya, dia mempunyai pandangan yang bijak, seperti yang dikemukakan oleh Billi S.lim bahwa “ Kegagalan tidak berhenti di kegagalan, dia hanya numpang lewat saja di dalam diri manusia” dan pendapat Thomas A. Edison yaitu “ Banyak orang yang gagal adalah orang yang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan kesuksesan saat mereka menyerah”.
“Life is Choice”, kata yang mungkin bisa menjadi sebuah hypnoterapi seseorang dalam memaknai kehidupan yang optimal. Kita tidak bisa lepas dari sebuah pilihan, hal ini kembali pada pemaknaan seseorang mengenai kualitas dan nilai hidupnya. Jalan yang dipilih adalah sebuah keputusan yang harus diterima dan bisa focus pada pilihan itu serta harus menyadari berbagai efek ataupun konsekuensi nantinya. Anugerah yang terbesar yang diberikan Sang Pencipta pada manusia adalah The Power of Choice (kekuatan untuk memilih). Semoga kita bisa menjadi pemilih jalan kehidupan yang benar. AMIN.

By : Yuliza

artikel kesehatan

Mengapa Ca Cerviks semakin menggerogoti ???
Ca cerviks menjadi momok yang menakutkan di era sekarang, entah mengapa semakin berkembangnya zaman, sosoknya semakin merajalela menguasai “dunia patologi” khususnya masalah kewanitaan. Memang tidak bisa dipungkiri kalau masalah kewanitaan sangat sensitive dan diperlukan perawatan yang khusus.
Semakin beranjaknya zaman ke arah yang lebih jauh dan modernisasi yang meningkat secara progresif, masalah ini semakin tak bisa teratasi, bahkan semakin bertambah. Mengapa hal ini bisa terjadi?
Di Indonesia contohnya, tingkat kematian wanita akibat Ca Cerviks menduduki urutan pertama. Hal ini menjadi masalah yang sangat besar di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Menurut data WHO, tiap tahun ditemukan 490.000 perempuan mengidap Ca Cerviks, 240.000 siantaranya meninggal, 80 % penderita Ca Cerviks terjadi di Negara berkembang termasuk Indonesia.
Yang jadi bahan pertanyaan yang sangat besar adalah, mengapa jumlah penderita Ca Cerviks banyak di Negara berkembang dan setiap harinya menggerogoti wanita. Hal ini harus menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi perempuan, khususnya di Indonesia.
Sebagai seorang wanita memang seharusnya untuk menjaga daerah kewanitaan dengan intensif, sebagaimana yang kita ketahui bahwa daerah kewanitaan sangat basa sehingga sangat mudah untuk didatangi berbagai macam virus dan bakteri. Kembali lagi bagaimana cara seorang perempuan itu menjaga kebersihan daerah kewanitaannya.
Di Indonesia misalnya, tinggal di daerah tropis, dipastikan kita dihadapi oleh kelembaban yang tinggi yang berdampak pada kelembapan di daerah kewanitaan yang cukup tinggi dibandingkan dengan perempuan yang tinggal di daerah dingin. Untuk itu sepatutnya seorang perempuan harus bisa menjaga daerah kewanitaannya, misalnya dengan menjaga agar daerah kewanitaan tetap kering, sehabis buang air, hendaknya di bersihkan dengan tisu dan pada waktu kita membersihkan vagina hendaknya dibilas kea rah anus agar bakteri dari anus tidak masuk ke daerah vagina.
Hal lainnya penyebab Ca Cerviks mungkin masyarakat sudah banyak tahu adalah akibat kerja dari HPV (Human Papilloma Virus). Virus ini tidak hanya datang akibat dari kelembaban yang tinggi, tapi juga karena adanya infeksi dari berhubungan intim, khususnya wanita yang sering berganti pasangan. Tapi tidak bisa dipungkiri juga kalau pasangan suami istri yang berhubungan intim secara normal dapat terjangkit Ca Cervik pada wanitanya, karena menurut data kesehatan bahwa seorang yang telah berhubungan seksual kemungkinan bisa terjangkit. Hal yang harus diperhatikan juga bahwa perempuan di bawah umur yang sudah melakukan hubungan intim menjadi factor utama juga terjangkitnya Ca Cerviks dan perempuan yang mempunyai riwayat perokok juga bisa terjangkit penyakit ini.
Penggunaan sabun-sabun pembersih yang notabane banyak mengandung bahan-bahan kimia juga berperan penting menyebabkan timbulnya Ca Cerviks. Dan yang lagi maraknya masalah pemakaian pembalut, hal ini sekarang menjadi bahan perdebatan dan bahan pertimbangan yang harus dipikirkan oleh semua perempuan, karena mau tidak mau pasti kita membutuhkan yang namanya pembalut ketika menstruasi. Yang jadi topik hangat mengenai pembalut ini adalah bahan-bahan apa saja dan terbuat dari apa bahan tersebut. Seperti yang teah dipaparkan oleh para peneliti mengatakan bahwa bahan pembalut tersebut sebagian besar adalah Dioksin yang akan meracuni tubuh dan mempengaruhi hormone, terganggunya mental, cacat lahir dan Ca Cerviks. Dioksin yang ada dalam bahan pembalut wanita berasal dari pengolahan kertas-kertas bekas yang diolah lagi menjadi bahan pembalut, di dalam kertas terdapat Dioksin. Kebanyakan dari kita tidak menghiraukan dan yang terpenting bagi mereka dengan menggunakan pembalut merek apapun yang penting bisa menampung darah arteri yang meluruh dari ovarium yang setiap bulannya keluar disamping harganya yang terjangkau. Tanpa tahu apa dampak dengan penggunaan pembalut yang salah.
Hal ini juga disebabkan karena kurangnya sosialisasi dari pihak kesehatan mengenai kesehatan kewanitaan yang lebih spesifik dan khusus. Kurangnya serta sangat terbatasnya akses screening dan pengobatan.
Untuk itu, diharapkan bagi pihak pemerintah membuat kebijakan yang tepat dan seimbang. Hendaknya membuat undang-undang untuk perusahaan pembalut agar memberikan kualitas yang baik sesuai dengan pendapatan yang mereka dapat dari penjualan pembalut, karena di era sekarang prospeknya sangat besar.
Di samping itu, hal yang terpenting adalah bagaimana cara seorang perempuan menjaga daerah kewanitaannya agar tetap sehat, agar kita bisa hidup tenang tanpa gerogotan dari Ca Cerviks semakin hari merajai.

By : Yuliza